Ciptakan Satu Lahirkan Seribu

# 68 : Berhentilah Mempersoalkan Hal Kecil

Ada banyak hal penting yang harus kita pikirkan dan selesaikan… Menyangkut kebaikan diri dan orang-orang terdekat, serta meningkatkan kualitas nilai diri dengan memperluas kebermanfaatan bagi lebih banyak sesama…

Tentang bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan, memperbaiki cara berpikir, bermental, dan bertindak, menaikkan taraf kehidupan dan penghidupan setidaknya bagi orang-orang yang menjadi tanggung jawab kita, memuliakan hidup dengan mengkreasi banyak kebaikan yang lebih bernilai dan meluas….

Mau Berlangganan Blog Ini?

Jika www.ashoffmurtadha.com ini bermanfaat bagi Anda, dan Anda perlu mendapatkan up date artikel dan infonya, sila tuliskan identitas Anda di bawah ini. Semoga ini adalah awal kebaikan kita semua.

Nama
Email:
 
Powered by Optin Form Adder

# 30 : Kebaikan Itu Memuliakan Pelakunya

Kebaikan akan memuliakan seseorang. Tidak ada orang yang terhina karena kebaikan yang ia lakukan. Kebaikan itu meninggikan, dan tidak merendahkan; memuliakan, dan tidak menghinakan.

Namun kebaikan akan melelahkan jika dilakukan dengan kepura-puraan. Ia akan berat jika dilakukan tanpa ketulusan. Kebaikan tanpa keikhlasan akan melahirkan kekecewaan. Dan orang kecewa takkan pernah bahagia. Hanya keikhlasan yang meninggikan derajat kebaikan menjadi kebahagiaan.

# 38 : Peluang yang Pergi Tak Mungkin Kembali

Ambillah peluang, jangan kaulewatkan. Kemuliaan bisa diraih hanya oleh orang yang memanfaatkan peluang….

Ada tiga jenis peluang yang dimiliki seseorang: ada peluang yang datang tak diundang, ada peluang yang dicari, ada juga peluang yang diciptakan…

Apa pun dari ketiga jenis peluang itu yang di ada di hadapan seseorang, ia harusĀ  mengambil dan menaikkanya menjadi sejumlah manfaat yang bernilai… Ia bertanggung jawab atas peluang yang telah dimilikinya, yang belum tentu datang kepada sembarang orang….

Tapi berhati-hatilah untuk satu hal ini….

# 36 : Jangan Kaupaksa Kebaikanmu Pagi Ini Berbuah Sore Hari

Jangan kaupaksa kebaikanmu pagi ini berbuah sore hari…

Setiap kebaikan pasti berbalas kebaikan. Sebagaimana keburukan pasti berbalas keburukan. Bila seseorang belum mendapatkan balasannya dalam waktu dekat, ia akan tetap menerimanya suatu saat…

Berbahagialah orang yang selalu menghadiahkan kebaikan. Sebab waktu-waktu dalam hidupnya hanya semakin mendekatkannya dengan buah manis yang akan ia nikmati. Lebih bahagia lagi jika kebaikannya itu mengajak hatinya selalu bahagia sejak pertama ia melakukannya. Tidak peduli apakah kebaikannya itu kelak berbuah seperti yang ia harapkan atau sebaliknya… Bahkan mungkin tidak dipikirkan sedikit pun balasannya…

# 191 : Bersimpatilah Terhadap Gagasan Orang Lain

Sebagaimana Anda (harus) memiliki gagasan dan keinginan hebat, orang lain juga sama… Mungkin gagasan mereka bahkan lebih hebat daripada Anda, tanpa Anda sadari, tanpa Anda akui, dan tanpa Anda mengerti…

Anda harus berjuang menjadi orang hebat, dengan memulainya dengan gagasan-gagasan hebat….

Tetapi, Anda harus tulus, bahwa di sekitar Anda, juga banyak gagasan hebat, yang sebagian (besar) belum Anda miliki, malah gagasan itu menjadi lebih hebat ketika berada di otak-otak orang lain…

Perjuangan Anda untuk menghebatkan nilai hidup Anda, harus tetap kencang, dan kian digelorakan, tetapi Anda harus tetap menghormati perjuangan orang lain yang bertindak sama, bahkan mungkin lebih dahsyat daripada Anda….

# 89 : Tetap Berpikir Baik terhadap Orang yang Tidak Tersenyum

Orang yang tidak tersenyum kepadamu saat engkau bertemu, belum tentu ia sedang memiliki “masalah” denganmu. Engkau tidak perlu mencurigai, atau berpikir buruk mengenainya…

Selalu ada kemungkinan positif dari apa yang kaulihat saat itu… Jika memikirkannya bermanfaat bagimu, maka engkau bisa mencari dan berusaha menemukannya hal positif tersebut.

Keyword ke ashoffmurtadha.com

,apakah engkau tidak berfikir (1)