Jika engkau anak yang berbakti dan sangat baik kepada orang tuamu, maka tidak perlu kautuntut anak-anakmu berbakti dan sangat baik kepadamu… Dan jika engkau anak yang abai dan buruk akhlak terhadap orang tuamu, maka sungguh engkau tidak berhak berharap kebaikan dan kebaktian dari mereka…
Berbuat baik kepada kedua orang tua itu kewajiban seorang anak, sedangkan kebaktian dan kebaikan anak adalah hak orang tua….
Engkau harus menunaikan kewajibanmu, agar engkau kelak mendapatkan hakmu…
Jika engkau memberi contoh bagaimana memuliakan dan berbakti kepada orang tuamu, maka anak-anakmu kelak akan menunaikan kewajiban mereka yang menjadi hakmu…
Engkau tidak perlu menuntut anak-anakmu berbuat baik kepadamu, karena mereka lebih membutuhkan didikan darimu bagaimana sikap kebaikanmu kepada kedua orang tuamu… Engkau tidak perlu menuntut hak dari anak-anakmu… engkau hanya harus memenuhi kewajibanmu kepada ibu dan ayahmu… Hak yang akan engkau terima, sangat bergantung dari kewajibanmu yang bisa kautunaikan… Jika kautunaikan kewajibanmu dengan baik, maka kelak engkau akan menerima hakmu dengan baik pula, bahkan mungkin lebih baik lagi…
Maka… jika sekarang engkau merasa tidak menerima kebaikan dan kebaktian dari anak-anakmu, periksalah, jangan-jangan itu karena engkau sendiri berakhlak buruk kepada kedua orang tuamu… Seorang anak tetap berkewajiban berbuat baik kepada orang tuanya (birrul walidayn) sampai kapan pun, tetapi orang yang berakhlak buruk kepada orang tuanya, sangat tidak pantas menuntut hak dari anak-anaknya…
Jadi, untuk mendapatkan hak terbaik, maka tunaikan kewajiban yang terbaik… !!!
Semoga kita semua bisa menjadi anak yang baik kepada orang tuanya, sekaligus menjadi orang tua yang baik bagi anak-anaknya… Amien… Bismillah…!!
Salam ekselen
Jumat, 18 Nopember 2011
Ashoff Murtadha












