Ciptakan Satu Lahirkan Seribu

# 84 : Muharram Memilukan, Tetapi Harus Membangkitkan

Tahun Islam (qamariyah) diakhiri Dzulhijjah, bulan dianjurkannya berkurban.. Diawali Muharram, bulan yang sangat memilukan… Setiapkali ia datang, setiap Muslim ingat bahwa di bulan inilah, cucu Nabi Saw. terkasih yang menjadi penghulu para pemuda surga (sayyid syabab ahlil jannah) -Husein bin Ali bin Abi Thalib- dibunuh dan dipenggal….

Siapakah Muslim (apa pun mazhabnya) yang membenarkan pembunuhan ini…?

— Komentar di Facebook—

Armin Ibnu Rasim: ”Yang hidup meratapi ‘kematian’ bliau. Padahal beliau sendiri senang2 di syurga krena jalan kematian itu. umar, Ali, Utsman jga dbunuh…knpa tdk se’wah’ peristiwa karbala? Ths, logically, must be a ‘trend of a certain group of muslims…he

Jawaban AM:

Ust Armin : Ha ha.. Ahlan…! Begini Ustadz…

Sejak membaca tarikh Islam saat dulu masih sekolah di Madrasah Diniyah, saya sering bertanya-tanya, mengapa umat Islam generasi awal itu begitu mudah membunuh sesama Muslim? Umar, Ali, Utsman…, Hasan, Husein, dan selain mereka masih banyak lagi kisah tragis dalam sejarah umat Muhammad Saw. ini…

Mengapa terjadi peperangan amat sengit antara umat Islam pada generasi awal…? Ribuan orang terbunuh sia-sia dalam perang jamal, puluhan ribu terbunuh tanpa makna dalam perang shiffin… Apa yang mereka perebutkan…dan perjuangkan…? Jika mereka satu keyakinan, Islam yang satu, Tuhan yang satu, dan Nabi yang satu, mengapa mereka saling membunuh…?

Padahal setiap jiwa Mukmin itu suci dan diharamkan… Membunuh satu jiwa seolah-olah sama dengan membunuh semua manusia (fa ka annamaa qatala al-naasa jamii`an)… Larangan membunuh tanpa hak berlaku untuk semua umat Muhammad yang beriman… Tapi mengapa mereka melakukannya…?

Kemudian saat belajar di Ma`had dulu, dalam buku-buku tarikh disebutkan bagaimana pergantian kekuasaan dari satu dinasti ke diniasti berikutnya itu, juga dipenuhi dengan darah dan pembunuhan… padahal mereka semua mengaku Muslim, umat Nabi saw. yang suci…

Sekalipun diupayakan agar sejarah kelam itu tertutup dalam pandangan generasi kemudian, masalahnya semua peristiwa tragis itu masih tercatat dalam banyak buku sirah dan tarikh… Sehingga tak mungkin terhapus, apalagi terlupakan…

Lalu mengapa peristiwa syahidnya Penghulu Pemuda surga itu begitu “wah” sepanjang sejarah…? Dalam pemahaman saya, salah satunya adalah karena proses dari tragedi itu sendiri yang sangat “ganjil”. Tujuhpuhpuluhan orang tanpa senjata, yang sedang menuju suatu tempat, yang terdiri dari mayoritas perempuan dan anak-anak, dikepung oleh ribuan lelaki yang semuanya tentara yang siap berperang dan membunuh… Dan terjadilah apa yang terjadi… Penistaan, penodaan, pengrusakan kehormatan, dan lainnya…

Dan itu terjadi pada seorang manusia yang ditegaskan oleh Nabi sebagai Sayyid Syabab Ahlil Jannah, orang yang sangat dicintai oleh Nabi yang suci, orang yang yang telah diamanatkan Al-Quran agar umat Islam mencintainya (qul laa as`alukum `alayhi ajran illa al-mawaddata fi al-qurba..)… Mencintai Nabi Saw, dan orang-orang yang beliau cintai adalah amanat Allah dalam Al-Quran…

Makanya, ketika seorang Muslim mengingat peristiwa itu, sambil memanjatkan doa-doa, adalah karena ingin menautkan kesadaran akan cinta kepada Nabi Islam dan orang-orang yang beliau cintai.. Kesadaran bahwa cinta kepada Allah adalah satu paket dengan kecintaan kepada Nabi Saw dan orang-orang yang dicintai keduanya…

Dan sejauh yang saya kaji, kecintaan seperti itu BUKAN MONOPOLI sebuah kelompok tertentu dalam Islam… Kecintaan seperti itu adalah milik semua umat Islam semuanya… Itulah sebabnya saat kita membaca shalawat dalam Tahiyyat salat, kita selalu membaca shalawat atas Nabi Saw dan keluarganya.. Terlebih karena kecintaan tersebut ditegaskan oleh Allah dalam nash yang muhkam dalam Al-Quran… Ini adalah burhaan qaathi` bahwa kecintaan kepada Nabi dan keluarganya adalah ajaran Islam…

Mengapa bulan Muharram selalu mengingatkan kita pada sosok dibunuhnya cucu Rasulullah? Karena di bulan inilah tragedi yang menimpa Penghulu para syuhada itu terjadi…sehingga yang diingat dan dibicarakan pada bulan Muharram … ya tragedi itu… tidak yang lainnya…

Begitu barangkali Ustadz… punten panjang lebar… he he..! syukran..

Varas Awla :

Jadi, tahun baru Islam tidak perlu drayakan hura-hura seperti umat lain yang merayakan tahun barunya.. justru kita harus introspeksi, dan meneguhkan kembali kecintaan kita Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang dicintai keduanya…

Jawaban AM:

Bulan Muharram memang memilukan.. Dan kepiluan itu harus mengukuhkan hati kita untuk meningkatkan kecintaan kepada Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang mereka cintai… Harus terus memperbaharui langkah bahwa kita tetap bersama mereka, tidak bersama yang lainnya…

Dan yang jelas, setiap Muslim harus bangkit apalagi di awal setiap pergantian tahun.. Ada hikmahnya pula mengapa bulan pertama itu Muharram yang tragis… Yakni agar setiap Muslim tidak hura-hura mengawali tahun baru mereka… Sebaliknya mereka harus prihatin.. karena kebaikan selalu diawali oleh keprihatinan…

Bandung, 2 Muharram 2010 / 8 Desember 2010

Ashoff Murtadha

Mau Berlangganan Blog Ini?

Jika www.ashoffmurtadha.com ini bermanfaat bagi Anda, dan Anda perlu mendapatkan up date artikel dan infonya, sila tuliskan identitas Anda di bawah ini. Semoga ini adalah awal kebaikan kita semua.

Nama
Email:
 
Powered by Optin Form Adder

Keyword ke ashoffmurtadha.com

,kisah hasan dan husein (14),pidato bahasa indonesia tentang 1 muharram (12),tulisan arab muharram (6),sejarah hasan husein (4),kursus alquran di bandung (2),belajar alquran di bandung (2),sejarah hasan huse (1),sejarah islam tentang hasan dan husen (1),tulisan bahasa arab muharram (1),pembunuh husein (1),mencintai sekolah (1),kursus tilawah quran bandung 2012 (1),kisah tentang mencintai kebaikan (1),kisah hasan husein (1),hasan husein di penggal (1),doa pergi ke sekolah lengkap dengan bahasa arab (1),belajar tarikh islam (1),tulisan tarikh islam bahasa arab (1)
Jika artikel ini bermanfaat, silakan share di:
  • Digg
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • Technorati
  • del.icio.us
  • MyShare
  • MySpace
468 ad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>