Salat tahajjud, salat malam, shalat al-layl, atau nafilah al-layl adalah istilah-istilah yang merujuk pada maksud yang sama, yakni salat malam atau tahajjud yang ditegaskan dalam QS al-Isra, 17:79. Sebenarnya shalat al-layl merupakan bagian dari paket salat tahajjud atau nafilah al-layl. Paket nafilah al-layl atau salat tahajjud terdiri dari (1) shalat al-layl (salat malam) yang terdiri dari 8 rakaat, (2) shalat al-syaf`i (salat genap) yang terdiri dari 2 rakaat, dan (3) shalat al-witr (salat witir, yang artinya salat ganjil) yang terdiri dari 1 rakaat. Semuanya berjumlah 11 rakaat.
Dalam pembahasan atau penyebutan, seringkali keempat istilah itu dimaksudkan kepada sesuatu yang sama. Salat malam (shalat al-layl) adalah salat tahajjud, atau nafilah al-layl yang merupakan satu paket salat yang terdiri dari 11 rakaat itu. Yang jelas, salat ini sangat penting dan sangat sayang jika ditinggalkan atau tertinggal, dilewatkan atau terlewat.
Lalu kapankah waktu salat tahajjud (nafilah al-layl) itu?
Ada beberapa ayat Al-Quran yang merujuk tentang pelaksanaan salat tahajjud. Kita sebutkan beberapa:
“Dan pada sebagian malam, maka bertahajjudlah sebagai nafilah bagimu. Semoga Tuhanmu membangkitkanmu di sebuah kedudukan yang terpuji…” (QS al-Isra, 17:79)
Menurut ayat ini, salat tahajjud dilakukan pada SEBAGIAN MALAM. Kita tahu, bahwa malam adalah waktu ketika hari sudah mulai gelap hingga terbitnya fajar. Dan ketika kegelapan pertama malam sudah datang (ghasaq al-layl –QS al-Isra, 17:78), ada dua salat fardu yang diwajibkan atas umat beriman, yakni salat magrib dan salat isya. Dan salat tahajjud adalah sebagai nafilah (tambahan) dari salat fardhu yang dilakukan pada malam itu, yakni salat maghrib dan isya. Sebagai nafilah, maka tentu saja pelaksanaan salat tahajjud dilakukan setelah yang fardhu sudah dipenuhi. Artinya, seseorang tidak mungkin melakukan salat tahajjud padahal ia belum melakukan salat isya..
Alhasil, salat tahajjud dilakukan pada sebagian malam, dan itu setelah salat Isya dijalankan. Tetapi apakah itu berarti bahwa salat tahajjud dilakukan setelah salat Isya langsung? Kita perhatikan ayat berikutnya: “Wahai orang yang berselimut. Bangunlah pada malam hari kecuali sedikit saja, (yakni) setengahnya, atau kurangi darinya sedikit, atau tambahkan atasnya…” (QS al-Muzzammil, 72:1-4)
Menurut ayat ini, salat malam (tahajjud) itu dilakukan pada malam hari, yakni pada tengah malam, boleh sedikit kurang atau sedikit lebih dari tengah malam itu… Berkenaan dengan ini, perhatikan pula ayat berikutnya:
“Sesungguhnya Tuhanmu mengatahui bahwa engkau berdiri (salat malam) mendekati duapertiga malam, setengahnya, atau sepertiga malam. Juga sekelompok orang yang bersamamu. Allah menetapkan siang dan malam. Dia mengetahui bahwa kalian sekali-kali tidak akan bisa menghitung malam (maksudnya tidak tidur pada malam hari). Maka Dia bermurah kepada kalian. Oleh karena itu bacalah yang mudah dari Al-Quran. Dia mengetahui di antara kalian ada yang sakit, yang lainnya sedang melakukna perjalanan di atas bumi mencari sebagian karunia (rezeki) Allah, dan sebagian lagi berperang di jalan Allah….” (QS al-Muzzammil, 73:20)
Menurut ayat di atas, Nabi Saw. dan beberapa orang yang bersama beliau, membangunkan malam untuk salat hampir selama duapertiga malam, atau setengah malam, atau sepertiga malam. Allah Swt. mengetahui itu. Tetapi, sekalipun Nabi Saw. dan beberapa orang yang bersamanya sanggup melakukan itu, namun Allah Swt, mengetahui bahwa umat beliau tidak akan sanggup untuk tidak tidur pada malam hari. Karena itulah, Dia memerintahkan umat beriman untuk salat tahajjud dengan membaca surat Al-Quran yang mudah saja, artinya tidak terlalu panjang dan tidak terlalu lama. Itu berarti, pelaksanaan salat tahajjudnya tidak harus sampai hampir duapertiga malam seperti yang dilakukan oleh Nabi Saw. dan beberapa orang yang bersama beliau.
Kesimpulannya, waktu salat tahajjud itu adalah pada hampir duapertiga malam, atau setengahnya, atau sepertiga malam akhir. Dan untuk memudahkan umat Muhammad Saw., Allah Swt. memerintahkan mereka untuk membaca surat yang mudah dan ringan. Artinya, waktu salat tahajjud tidak harus menghabiskan hampir semua malam. Maka waktu yang moderat (tengah-tengah) untuk salat tahajjud adalah:
“Waktu di antara tengah malam dan terbit fajar.”
Akan tetapi, yang paling utama adalah pada waktu sahur, yakni sepertiga akhir dari malam, yakni waktu yang mendekati waktu terbit fajar. (Miftah al-Jannat, jilid 1, hlm. 60)
Jadi, berdasarkan hal di atas, waktu sebelum tengah malam adalah belum saatnya salat tahajjud (karena waktu salat tahajjud belum tiba). Dan waktu setelah terbit fajar, juga bukan saatnya salat tahajjud (karena waktu salat tahajjud sudah habis). Waktu salat tahajjud adalah di antara tengah malam dan terbit fajar.
Bahwa batas akhir salat malam adalah terbitnya fajar, bisa dilihat dalam riwayat dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah Saw. bersabda,
“Apabila fajar telah terbit, maka sungguh shalat al-layl dan witir telah pergi (habis). Maka lakukanlah witir sebelum terbit fajar.” (HR Tirmidzi). Abu Sa`id al-Khudri juga meriwayatkan bahwa Nabi Saw. bersabda,
“Lakukanlah witir sebelum subuh.” (HR Muslim). Dan dalam riwayat Ibnu Hibban, “Barangsiapa menemui subuh tetapi belum melakukan salat witir, maka tidak ada witir baginya.” (maksudnya, tidak ada lagi waktu untuk melakukan salat witir ketika subuh sudah datang. Lihat Bulugh al-Maram, hlm. 6
Sebuah perbuatan dinilai dan ditegakkan dengan niatnya. Jika seseorang telah berniat, maka sebuah perbuatan akan lebih mudah dilakukan. Sehingga, jika kita berniat untuk melakukan salat tahajjud pada sepertiga malam, lalu ketika subuh tiba kita melanjutkan aktivitas kita dengan menjalankan kewajiban salat subuh, maka hal itu akan dimudahkan baginya…. Niat akan memudahkan sebuah perbuatan yang sebelumnya mungkin sulit dilakukan…. Maka berniatlah, engkau akan diberi kemudahan….
Wallahu a`lam bi al-shawab
–bersambung ke artikel berikutnya: Mengqadha Salat Tahajjud dan Memajukannya sebelum Waktunya
Untuk artikel “Keistimewaan Salat Tahajjud”, klik di sini..
Bandung, 26 Agustus 2010 / 16 Ramadhan 1431
Ashoff Murtadha












